Tampilkan postingan dengan label Artikel. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Artikel. Tampilkan semua postingan

Senin, 01 April 2019

Penyebab UBL NO pada Smartphone Sony Xperia dan Cara Mengatasi nya

Akhir-akhir ini, banyak sekali kami temukan permasalahan UBL NO pada Xperia. Xperia UBL NO tidak bisa root. Apakah benar? Belum sepenuhnya benar pernyataan tersebut. Karena Xperia keluaran 2014 ke bawah bisa di root tanpa UBL akan tetapi tidak bisa mengoprek kernel.

Mari kita bahas dulu mengapa UBL Xperia ada yang NO dan ada yang YES. Rata-rata Xperia yang mendapatkan UBL NO merupakan xperia Japan Set yaitu DOCOMO, AU, dan SoftBank atau yang telah di set operator lain seperti Japan Set juga. Akan tetapi, tidak menutup kemungkinan Xperia Japan Set mendapatkan UBL YES, seperti Xperia XZ AU dan Xperia X Compact Docomo yang kami miliki mendapatkan UBL YES.


Baca juga :

Penyebab UBL NO pada Smartphone Sony Xperia dan Cara Mengatasi nya

1. Fitur "My Xperia" aktif di pengaturan keamanan. Penyebab yang paling mudah di ketahui adalah yang satu ini. Sedikit cerita, tahun lalu teman kami membeli Sony Xperia Z4 Softbank bekas. Pada saat pertama kali mengecek bootloader nya, ia sangat senang mendapatkan Xperia UBL YES. Lalu ia mereset xperia nya, ketika Xperia sudah menyala ia melakukan serangkaian setup. Keesokan harinya ia ingin mendapatkan akses root pada Xperia nya. Tentunya ia harus meng-unlock bootloader terlebih dahulu. Ia mengecek lagi UBL nya ternyata UBL sudah menjadi NO. Akhirnya, kami menyelidiki mengapa hal ini bisa terjadi. Singkatnya, permasalahan tersebut terjadi pada saat mengikuti Setup yang pasti akan muncul setiap kali mereset Xperia. Dalam mengikuti setup tersebut ada opsi untuk mengaktifkan fitur "My Xperia" teman kami yang tadi mengaktifkan fitur tersebut. Ya memang My Xperia sangat berguna sekali untuk mengamankan perangkat xperia dari tangan-tangan usil seperti pencuri dan juga dapat melacak Xperia jika hilang.
Inilah yang menyebabkan Status Bootloader pada Xperia menjadi NO. Solusinya, silahkan matikan terlebih dahulu fitur My Xperia di Pengaturan>Keamanan>My Xperia.

2. Bootloader Xperia di kunci oleh bundler nya. Bundler disini merupakan operator yang membundling kartu SIM nya pada Xperia. Misal, Xperia X Compact Docomo hanya bisa menggunakan kartu SIM Docomo tidak bisa menggunakan Kartu SIM Operator lain kecuali di Unlock SIM. Jadi, Operator Docomo Mengunci SIM Xperia agar tidak bisa menggunakan SIM lain. Nah, mengapa Docomo mengunci bootloader nya juga? JIka bootloader tidak di kunci, berarti bootloader bisa di unlock, dengan unlock bootloader, Xperia bisa di oprek dan akhirnya Pengunci SIM bisa di jebol. Hal ini akan memnyebabkan kerugian bagi perusahaan Docomo sendiri. Pastinya Docomo menyadari ini, oleh karena itu, mereka mengunci bootloader sekalian.
Maka akan muncul pertanyaan dari sobat lagi. Mengapa Xperia yang saya pakai sekarang UBL NO tapi bisa menggunakan operator Indonseia? Hmm,,, izinkan kami menjawab.

Ada dua cara untuk mengunlock SIM pada Xperia. Yang pertama ialah secara OFFICIAL. Unlock SIM secara OFFICIAL berarti Unlock SIM di lakukan oleh Pihak Operator atau Bundler yang bersangkutan. Jika menggunakan metode ini maka sobat akan mendapatkan Xperia bisa di gunakan kartu semua operator dan status UBL YES. Untuk menggunakan metode ini sobat harus mengocek uang sekitar 400rb rupiah. Untuk menggunakan metode ini sobat bisa mengikutu prosedur dari situs resmi provider tersebut. Untuk Docomo bisa mengikuti prosedur dari website resmi docomo disini yang lainnya bisa googling. Mari kita lanjutkan dengan cara yang kedua yaitu Unlock SIM dengan Metode UNOFFICIAL yaitu Unlock SIM yang dilakukan oleh pihak ketiga atau jasa Unlock SIM Smartphone. Orang-orang banyak menggunakan metode ini karena biaya nya cenderung lebih murah dan mungkin jika ada tool nya dapat dilakukan sendiri. Ya tetap ada resiko yaitu status UBL tetap NO. Karena yang bisa mengubah status UBL hanya pihak bundler yang telah bekerja sama dengan SONY. Resiko lainnya dari teman-teman banyak yang kehilangan sinyal setelah mereset Xperia nya menggunakan metode ini. Tetapi ini tergantung si tukan unlock nya juga, jika dia sudah pro maka tidak akan kehilangan sinyal ketika melakukan reset pada Xperia.

Untuk Solusi yang kedua ini cukup berat namun kami simpelkan yaitu silahkan jual terlebih dahulu Xperia yang dimiliki lalu beli yang global atau yang UBL yes. Karena, jika menggunakan prosedur resmi akan lebih banyak memakan biaya melebihi harga Xperia Global.

Sekian saja penjelasan tentang UBL Xperia, jika teman-teman punya opini atau saran-saran lainnya silahkan berkomentar pada kolom komentar yang xperiaedge sediakan dibawah.


Kamis, 22 November 2018

Apa itu Docomo? Mengenal Lebih Dalam Smartphone Docomo, au, dan Softbank

Akhir-akhir ini banyak sekali beredar smartphone dengan embel-embel docomo, au, dan softbank dipasaran. Tak heran pula kemunculan smartphone dengan embel-embel tersebut di Indonesia 

menerjun bebaskan harga smartphone bekas di Indonesia. Bagaimana tidak, harga smartphone dengan embel-embel docomo, au, dan softbank di bandrol sangat murah. Bahkan, ada yang dibandrol hingga seperempat harga baru smartphone yang tanpa embel-embel tersebut.
Sebenarnya docomo, au, dan softbank ini apa sih?
Mengapa harganya murah meriah?



Kok bisa smartphone dengan embel-embel docomo masuk ke Indonesia?
hmm.. Baiklah, Xperiaedge akan menjawab pertanyaan ini.

Mengenal Lebih Dalam Smartphone Docomo, au, dan Softbank.

Docomo, au, dan softbank adalah perusahaan operator seluler di Jepang sekaligus merek layanan telekomunikasi seluler di perusahaan tersebut. dengan kata lain sama dengan telkomsel, XL, Indosat, Smartfren, dll jika di Indonesia.

Sedangkan smartphone docomo, au, dan softbank atau bisa disebut Smartphone Japan set adalah smartphone yang di bundling atau ditanamkan operator Japan yang biasanya dijual dengan sistem kredit dan sudah pasti berlangganan operator Jepang docomo, au atau softbank sesuai bundling nya.
Mungkin sobat bertanya, mengapa tulisan docomo, au, dan softbank harus di cetak di smartphone. 

Begini penjelasannya. Di Jepang masyarkat yang hendak membeli suatu smartphone diharuskan untuk mendaftar operator seluler nya terlebih dahulu seperti docomo, au, softbank, dll serta pilihan tagihan prabayar atau pascabayar pada operator tersebut. setelah mereka menentukan operator seluler pilihan dan tagihan barulah mereka memilih smartphone yang mereka inginkan. Jadi, maksud tulisan atau embel tersebut dicetak pada smartphone adalah sebagai tanda bahwa smartphone tersebut di vendori oleh embel tersebut.

Di Jepang smartphone docomo hanya bisa dipasang kartu docomo begitu juga dengan au, dan softbank.

Tak luput juga pada bagian firmware. Firmware docomo hanya bisa di flash di docomo begitu juga dengan au dan softbank. Apabila firmware docomo si flash pada smartphone au dan Softbank maka baseband akan hilang alias semua yang berkaitan dengan jaringan tidak akan berfungsi seperti jaringan data, nfc, hotspot wifi, bluetooth, dll.

Alasan lainnya adalah untuk meminimalisir terjadinya tindak kriminal melalui perangkat seluler seperti mama minta pulsa, selamat anda mendapatkan hadiah bla bla bla, selamat ini selamat itu, dll. mengapa bisa terminimalisir? jawabannya karena kebijakan pemerintah Jepang mewajibkan masyarakat mendaftar operator dengan identitas asli terlebih dahulu. oleh karena itu tindak kriminal melalui perangkat seluler terminimalisir di Jepang.

Tadi katanya smartphone docomo hanya bisa digunakan operator docomo begitu juga dengan au dan softbank. Jadi mengapa smartphone docomo, au, dan Softbank bisa menggunakan operator seluler Indonesia? begini penjelasannya, ketika seller indonesia mengorder smartphone docomo, au, dan softbank dari importir seller. seller Indonesia meminta kode unlock sim atau aktivasi perangkat sim docomo, au, softbank. Dengan adanya kode ini smartphone dengan embel-embel tersebut bisa digunakan menggunakan operator jaringan seluler yang tersedia di Indonesia.

Bagaimana jika kita membeli smartphone docomo, au, atau softbank di Jepang lalu membawanya ke Indonesia apakah bisa digunakan? . Jawabannya sangat bisa sekali digunakan, dengan syarat kita harus memiliki kode unlock. Untuk mendapatkan kode unlock tersebut kita dapat mengakses situs ntt docomo untuk docomo, untuk au dan Softbank silahkan googling. lalu meminta kode unlock melalui situs tersebut. Isi IMEI, lengkapi persyaratannya, lalu bayar fee nya. kok bayar? Ya pasti bayar karena kita sedang membuka lisensi, izin, dsb. Dimana-mana kalau membuka lisensi atau izin itu ya pasti bayar. Mana ada yang gratisan.

Jika di Indonesia bisa di bilang Smartphone docomo, au, dan softbank sama seperti smartphone smartfren. Smartphone smartfren dikeluarkan oleh huawei, hisense, dll lalu diberi embel smartfren dan hanya bisa dipasang kartu operator seluler smartfren. Begitu juga dengan docomo, au, dan softbank yang dikeluarkan oleh sony, lg, sharp fujitsu, dll. lalu diberi embel docomo, au, atau softbank.

Mengapa harga smartphone Japan set dibandrol dengan harga yang sangat murah meriah? berikut penjelasannya :

1. Smartphone Japan set masuk ke Indonesia dengan keadaan bekas. Jelas smartphone bekas tentunya pasti lebih murah.

2. Seller Indonesia mengimpor smartphone Japan set secara grosir besar-besaran. Semakin banyak barang yang yang dibeli maka semakin murah pula harganya.

3. Smartphone Japan set yang masuk ke Indonesia rata-rata adalah smartphone flagship yang paling kurang 1 tahun pemakaian. Smartphone flagship harga turun nya lebih besar karena harga yang di banderol juga besar. Tidak luput juga dengan harga smartphone bekasnya. Contohnya saja sony xperia Z3. Pada awal mula keluarnya dibandrol dengan harga 8jt an. satu tahun kemudian harga turun menjadi 5 juta. Hingga saat postingan ini dibuat kita bisa merasakan fitur sony xperia Z3 dengan harga tidak samapai 1jt rupiah dengan membeli smartphone Z3 bekas versi docomo.
Mari kita ulas kelebihan dan kekurangan smartphone docomo, au, dan softbank (Japan set) .

Kelebihan :

1. Harga smartphone Japan set seken di Indonesia jauh lebih murah dibandingkan versi global.

2. Ada beberapa smartphone Japan set memiliki kelbihan khusus. Contoh nya smartphone sony xperia zr docomo memiliki internal 32GB sedangkan versi global nya hanya 8GB. Contoh lagi sony xperia x compact untuk versi docomo waterproof alias tahan air sedangkan yang global tidak.

Kekurangan :

1. Smartphone Japan Set di Indonesia jaringannya tidak sekuat versi global. Seperti pengalaman penulis sendiri smartphone sony xperia z4 Softbank sinyal nya agak susah mentok di 2G atau Edge sesekali H di daerah pegunungan. Berbeda dengan samsung J2 Sein punya rekan penulis yang mendapat sinyal H+ bahkan sesekali 4G di daerah yang sama. Jadi yang kira-kira tinggal di daerah yang sinyal nya kurang memadai tidak di rekomendasikan membeli smartphone Japan set. Tapi jika sobat tinggal di daerah kota jaringannya tetap ngebut dan stabil. Oiya.. Ada satu lagi permasalahan jaringan R pada smartphone Japan set. Mengapa muncul jaringan R? . Jaringan R atau Roaming muncul jika smartphone Japan set menggunakan firmware asli Japan Set dan menggunakan kartu sim yang lama di Indonesia. Sebenarnya jaringan R ini tidak terlalu bermasalah. Masalahnya hanya kita mengetahui apakah jaringan 2G, 3G atau 4G. Untuk mengatasi permasalahan ini bisa dengan upgrade firmware smartphone atau mengubah opsi dijaringan seluler.

2. Smartphone Japan set susah untuk di jual kembali di Konter gaptek atau pura-pura gaptek. Ini juga permasalahan yang terjadi di dunia perkonteran yang mana oknum konter yang kurang ilmu suka mengatakan bahwa smartphone yang ada tulisan docomo nya itu hp KW, Refurbish, rekondisi, dll. Apalagi Jika sobat menjual merk samsung sudah pasti telak dituduh hp kw karena tidak ada tulisan samsung nya alias hanya bertuliskan galaxy dan bundling nya docomo, au, atau softbank. Sudah pasti smartphone japan set bukan hp kw. Orang konter nya saja yang gaptek. Jadi, jika sobat hendak menjual smartphone Japan set disarankan menjual ke orang yang paham dan mengerti.

3. Apabila smartphone Japan Set menggunakan firmware bawaannya maka sinyal lebih stabil dan nfc aktif tetapi banyak sekali bloatware atau aplikasi bawaan yang tidak berguna. Sebaliknya apabila menggunakan firmware global maka sinyal tidak sestabil firmware bawaan, nfc tidak aktif dan bloatware lebih sedikit.

4. Beberapa Smartphone Japan set menggunakan firmware bawaan tidak bisa dial *#06#. Hal ini terjadi karena baseband dial Japan set CDMA sehingga tidak bisa dial *#06# untu cek IMEI. Hal ini juga menyenbabkan smartphone Japan set sulit jual karena disangka hp kw. Btw Xperia Z4 softbank penulis menggunakan firmware global bisa dial *#06# untuk cek IMEI sedangkan samsung galaxy S5 docomo penulis yang menggunakan firmware bawaan tidak bisa dial *#06#. 


5. Dilansir dari Channel youtube ADreview Beberapa Smartphone Japan set ada yang tidak bisa hotspot wifi di Indonesia seperti samsung note 5 docomo dan xperia m4. Untuk hal ini penulis belum pernah mengalami. Sesuai dengan pengalaman, penulis sudah pernah menggunakan 8 smartphone Japan set yang bermerek samsung dan sony xperia. Penulis tidak pernah mengalami hotspot tidak menyala atau tidak terkoneksi. Mungkin yang hotspot nya tidak hidup unitnya cacat atau apalah. 

6. Beberapa smartphone Japan set memiliki antena. Seperti xperia zr docomo, beberapa merek fujitsu dan sharp. Mengapa antena ini termasuk kekurangan? Sudah pasti karena antenanya tidak bisa digunakan. Antena tersebut berfungsi untuk menangkap sinyal radio, stasiun tv di Jepang. Jadi di Jepang nonton tv di smartphone itu gratis selama ada antena atau headset yang menjadi antena. Sama halnya dengan radio di Indonesia. 

Sebelum mengakhiri postingan ini ada baiknya penulis memberi pencerahan. Begini ya sobat-sobat sekalian jika sobat ingin membeli smartphone Japan set jangan pernah ragu selagi harganya murah dan sobat tinggal di tempat yang kuat sinyal tidak seperti pegunungan. Jika sobat tinggal di pegunungan yang sinyal lemah sebaiknya urungkan saja niat membeli smartphone japan set. 

Semua kekurangan-kekurangan di atas tidak akan terasa jika sobat membeli smartphone untuk kebutuhan bukan perbandingan. Saat tulisan ini dibuat penulis menggunakan smartphone sony xperia xz au sov34 yang juga termasuk japan set. Xperia XZ au hanya memiliki kekurangan nomor 1 dan nomor 2 diatas. Sisanya perfect karena xperia xz penulis menggunkan stockrom oreo dan tidak ada kendala. 
Apabila dalam postingan ini terdapat kekurangan, kesalahan, pertanyaan, dll silahkan berkomentar di kolom yang XPERIA EDGE sediakan dibawah. 


Selasa, 30 Oktober 2018

Review Kekurangan dan Kelebihan Xperia XZ au Pemakaian Dua Bulan


Smartphone Sony Xperia XZ au (SOV34) merupakan salah satu produk smartphone flagship dari Sony yang di produksi khusus untuk negara Jepang yang menggunakan operator seluler au pada akhir tahun 2016. 


Xperia yang satu ini dikenal dengan desain yang sangat memanjakan mata bagaimana tidak, desain body yang kokoh, dilpisi logam alkeido di bagian belakang, gorilla glass 4 2.5D dibagian depan, dan loop surface desain di bagian bezel nya membuat xperia yang satu ini menjadi salah satu ponsel dengan desain terapik  pada tahunnya menurut Xperiaedge.

Review Hardware Xperia XZ


Performa

Dari segi hardware Xperia XZ menggunakan chipset MSM 8996 snapdragon 820 dipadukan dengan CPU Quad-Core (2x2.15 GHz Kryo & 2x1.6 GHz Kryo), GPU adreno 530, dan RAM 3 GB

Dengan menggunakan spesifikasi hardware diatas dengan leluasa kita dapat menggunakan sosial media, multimedia, dan game ringan. Berbanding terbalik dengan aktivitas gaming yang menggunakan grafik tinggi. Misalnya game Darkness Rises. Seperti pengalaman kami, bermain game tersebut dengan grafik tinggi hanya bertahan 30 menit. Setelah 30 menit tersebut XZ akan mengalami throttling, grafik patah, atau nge-lag. Sedangkan, menggunakan grafik rendah atau standar tidak ada kendala sama sekali. Kecuali, sambil multitasking dengan aplikasi lain.

Xperia XZ memiliki manajemen ram cukup baik. Untuk multitasking sosial media masih sangat lancar sedangkan bermain game grafik standar akan terulang kembali game tersebut ke awal. Biasanya game akan terestart otomatis apabila setelah membuka aplikasi lain selama kurang lebih 30 detik. Untuk mengatasi hal ini kita bisa menonaktifkan smart memory (cuma ada di firmware oreo) di pengaturan>xperia assist. Fungsi smart memory sendiri ialah menutup aplikasi yang menggunakan banyak ram. Oleh karena itu, apabila bermain game dengan grafik yang lumayan akan terestart ketika membukanya kembali. Jika kita menonaktifkan smart memory berarti kita harus menghapus aplikasi multitasking yang berada pada recent app secara manual agar xperia tidak nge-lag.

Layar



Xperia XZ memiliki layar dengan resolusi Full HD 1280x720 dengan layar IPS. Warna yang ditampilkan dilayar Xperia XZ sangat memanjakan mata hal ini juga dikarenakan layarnya yang sudah menggunakan 2.5D. Sayangnya, ketika menggunakan Xperia XZ di bawah sinar matahari langsung kita harus meningkatkan kecerahan atau mengaktifkan adaptive brigtness apabila tidak, maka kita tidak dapat melihat sama sekali apa yang ditampilkan di layar Xperia XZ. 

Kamera

Di sektor kamera XZ meliki kamera utama 23 MP LED flash disertai sensor IMX300, IRGBC sensor, dan 5-axis. Dengan ketiga sensor tersebut xperia XZ menghasilkan gambar yang berwarna tajam dan tidak banyak noise. Xperia XZ juga menyediakan mode manual yang mana kita dapat menyetel exposure, kecerahan, shutter speed, dan ISO layaknya kamera DSLR. 

Hasil Kamera Xperia XZ cukup bagus namun bukan paling baik dikelasnya. 


Untuk penjepratan di malam hari, bisa dikatakan XZ cukup bagus detail gambar masih jelas namun apabila di zoom maka akan tampak noise dan over exposure bermunculan.

Xperia XZ memiliki resolusi kamera 13MP tanpa led flash di bagian depan. Dengan resolusi 13 MP, Xperia XZ dapat menjepret gambar secara wide-angle. Namun sayangnya, hasil kamera depan akan di refleksi (mirror) otomatis. Tentunya bagi beberapa pengguna ini merupakan hal yang mengganggu dan tidak seharusnya ada.

Hasil video di Xperia XZ tergolong masih standar untuk 2018 dan sudah cukup hebat dari pesaingnya pada tahun 2016. Xperia XZ dapat merekam video dengan resolusi 4k, full HD (60fps) , Full HD (30fps), VGA, dan Slowmotion (timeshift video 120fps). Dilengkapi juga dengan fitur steady shot dan object tracking yang mana berkat adanya fitur ini gerakan dalam video menjadi lebih halus dan sangat cocok apabila digunakan untuk vlogging.

Xperia XZ juga tidak luput dari fitur seperti pendahulunya diantaranya bokeh, AR effect, Creative effect, Panorama, Sound photo, Sticker creator, style potret, dan timeshift burst. Ui kameranya juga sama dengan pendahulunya Xperia Z series. 

Baterai dan Pengisian Daya

Ketahan daya baterai Xperia XZ bisa dikatakan baik. Untuk penggunaan biasa seperti sosial media bisa tahan setengah hari dari baterai 100%. Untuk penggunaan multimedia nonton movie offline bisa tahan 7-8jam dan YouTube atau video online sekitar 6 jam dari baterai 100%. Namun, apabila bermain game online hanya tahan sekitar 4-5 jam dari baterai 100%.

Untuk mengisi daya, Xperia XZ menggunakan USB tipe C yang mana kita tak perlu khawatir lagi jika terbalik mencolok kabel usb ke port. Xperia XZ juga dilengkapi dengan fitur Qnovo adaptive charging dan quick charging 3.0, dengan adanya fitur ini Xperia XZ akan mengisi daya lebih cepat dan menjaga kesehatan baterai. 

Output Audio/Speraker



Beralih ke bagian speaker. Xperia XZ memiliki dua stereo speaker di bagian tengah depan pastinya ini menjadi suatu nilai plus untuk Xperia XZ, karena speaker yang berada di bagian depan  tidak akan tertutup saat bermain game dan suara game akan kencang mengarah kedepan. Desain speaker persis seperti pendahulunya Xperia Z3. Untuk kualitas suara yang dihasilkan menurut kami biasa saja tidak ada yang istimewa. 

Dibagian atas dan bawah terdapa microphone yang menurut kami kualitasnya cukup baik dan kita dapat menyetel sensitivitas suara di pengaturan. 

Konektivitas

Xperia XZ memiliki konektivitas Bluetooth, wifi, Portable Hotspot, dan NFC. Xperia XZ sudah support 4G dan dapat menggunakan semua kartu provider Indonesia termasuk smartfren, namun, sangat disayangkan jangkauan jaringan xperia xz au termasuk lemah sesuai dengan pengalaman Xperia XZ AU menggunakan firmware oreo AU tidak mendapatkan sinyal dipegunungan sedangkan Samsung J2 Prime Sein dapat. Mungkin karena ini produk khusus Jepang. jadi, set jaringan Paling kuat di Jepang. Tapi apabila digunakan di perkotaan jaringan 4G sangat stabil dan kencang.

Tombol Fisik dan Sidik Jari

Di bagian kanan Xperia XZ terdapat tombol volume, power sekaligus fingerprint, dan tidak lupa tombol shutter kamera yang menjadi ciri khas smartphone sony xperia. Tombol-tombol nya nyaman ditekan tidak keras, tidak lunak dan tetap kokoh. 

Fingerprint xperia xz sangat akurat dan cepat. Namun, ketika tangan basah atau tombol power nya basah maka fingertprint tidak akan mendeteksi finger. Fingerprint itu sendiri hanya dapat digunakan ketika layar hidup. Misalnya ketika hendak menggunakan fingerprint untuk membuka kunci smartphone kita harus menekan tombol power lalu kunci layar akan otomatis terbuka. Berbeda dengan beberapa smartphone, ketika menyentuh fingerprint layar langsung terbuka tanpa harus menekan tombol power. 

Untuk tombol shutter nya sama saja seperti pendahulunya. Menekan setengah untuk focus menekan penuh untuk menangkap gambar atau membuka aplikasi kamera. 


Fitur Anti Air

Xperia XZ AU sebenarnya memiliki fitur anti air. untuk mengecek apakah smartphone masih anti air kita mengeceknya di opsi pressure sensor. Dial *#*#7378423#*#* lalu cek pressure sensor apabila masih naik maka masih boleh dicoba berenang. Apabila tidak, resiko silahkan tanggung. 

Xperia XZ yang kami miliki pressure masih naik tapi hanya berani hujan-hujanan saja bukan berenang.

Review Software Xperia XZ


Pada awal perilisan Sony Xperia Xz diluncurkan menggunakan android Marsmallow 6.0. hingga 2018 ini xperia XZ memiliki update terakhir Oreo 8.0 security patch Agustus 2018. Kami akan me-review Xperia XZ yang menggunakan update oreo terakhir tersebut. 

Dari segi UI umum pada Xperia XZ, memiliki tampilan yang sangat khas xperia sama seperti pendahulunya. Tampilan yang sederhana dan bergaya walaupun agak mirip stok android membuat layar xperia sangat nyaman dipandang mata. Xperia XZ adalah generasi terakhir yang dapat menikmati fitur double tab to wake dan double tap to sleep. yang mana fitur ini sangat berguna tentunya dapat memperpanjang umur tombol power. 

Di bagian tampilan terdapat opsi image enchancement yang mana fitur ini dapat meningkatkan kualitas gambar menjadi sangat hidup dan akan sangat nyaman dipandang mata.

Di opsi batrai terdapat fitur yang sony juga tanamkan di smartphone pendahulunya yaitu Stamina Mode dan Battery Care. Dengan adanya fitur stamina mode kita dapat mengurangi penggunaan daya yang akan menghemat baterai tentunya ini dengan menurunkan kualitas animasi dari xperia itu sendiri. Battery Care pada xperia berfungsi memperpanjang umur baterai dengan menstabilkan performa saat mengecas. 

Nahh,, fitur yang menurut kami sangat unik tidak ada di pendahulunya yaitu xperia assist tepatntya opsi Xperia Actions. Xperia Action bisa dikatakan seperti profile. beberapa opsi xperia action ialah goodnight (fungsi smartphone ketika kita tidur), Focus (ketika ingin fokus), Commute (ketika berpergian dan sangat butuh komunikasi), gaming (ketika bermain game), dan Abroad (ketika keluar negeri). Opsi-opsi tersebut dapat di setel waktu dan penggunaannya sesuai dengan keinginan kita,

untuk software multimedia masih sama dengan pendahulunya video, album, music,dll. peningkatan hasil suarajuga sama diantaranya, DSEE HX, Clear Audio+, Sound effect, dan Dynamic Normaliser.

Keunggulan XZ dari Pendahulunya, Xperia Z5


1. Desain Xperia XZ lebih stylish 
2. Xperia XZ menggunakan USB Type C
3. Xperia XZ memiliki fitur Xperia  Actions
4. Performa yang lebih baik dan tidak sepanas Z5 saat bermain game
5. Hasil kamera yang lebih baik.
6. Fitur Adaptive Charging yang memperpanjang umur baterai.
7. layar xperia XZ lebih nyaman dipandang mata.

Sekian saja review sony xperia XZ selama pemakaian 2 bulan. Apabila sobat-sobat memiliki tambahan silahkan tambahkan di kolom komentar.




Kamis, 25 Oktober 2018

Sony Xperia Bekas dan Baru Turun Drastis! Inilah Sebabnya


Mungkin Sebagian dari sobat-sobat yang membaca artikel ini agak dongkol akan hal ini. Bagaimana tidak smartphone sony xperia bekas bisa terjun bebas hanya dalam kurun waktu satu tahun saja.

Saat pertama kali dirilis harga smartphone sony xperia XZ dibanderol dengan harga 8-9 jt dan dalam kurun waktu dua tahun smartphone yang dirilis akhir 2016 itupun sudah bisa kita nikmati dengan harga bekasnya kurang lebih 1,5jt. Berbeda dengan pesaingnya Samsung Galaxy S7 edge yang awal mula dirilis 9,5jt dan dalam kurun waktu yang sama harga smartphone terbaik 2016 itu dapat kita nikmati bekasnya dengan harga 3jt an. Berbeda sekali bukan? Hal ini bukan hanya terjadi di xperia xz saja. Tentunya hal ini juga di terjadi pada smartphone xperia tipe lainnya. 



Mengapa hal itu bisa terjadi? Mari kita simak ulasannya di bawah ini. 

1. Perusahaan Sony memasang harga terlalu tinggi di awal rilis

Produk buatan sony terkenal dengan build quality nya yang sangat baik, kokoh, serta awet. Hal inilah yang menyebabkan harga produk buatan Sony lebih mahal daripada merek sebelah.


Grafik penjualan xperia xz
Source : camelcamelcamel.com

Menurut hasil observasi Xperiaedge, konsumen lebih memilih smartphone dengan harga yang murah namun spesifikasi yang ditawarkan tinggi. Contohnya saja Xperia XZ tadi pada awal mula rilis dibanderol dengan harga 8,4jt. Mari kita bandingkan dengan pesaingnya Xiaomi MI5 dengan harga rilis pertama tidak sampai 5jt. Dengan spek yang tidak berbeda jauh penjualan xiaomi MI5 lebih sukses daripada Xperia XZ tadi. Mengapa bisa begitu? Ya sudah pasti karena xiaomi MI5 banyak peminatnya. Banyak nya peminat xiaomi MI5 sudah pasti karena spesifikasi yang ditawarkan tinggi dan harga yang sangat murah meriah. Namun apa yang menyebabkan Xperia XZ tersebut mahal? Ya sudah jelas build quality xperia XZ lebih bagus daripada xiaomi MI5.

2. Popularitas Menentukan Harga


Siapa yang tidak kenal dengan brand legendaris Sony. Terkenal dengan build quality yang bagus dan harga yang mahal. Karena harga yang sangat mahal membuat konsumen berpaling kiblat ke brand sebelah. Akibatnya popularitas smartphone Xperia hanya terletak pada harga nya yang mahal saja di mata konsumen. Hal ini juga yang menyebabkan para seller xperia memberanikan diri menjual dengan harga yang murah bahkan dengan harga yang sangat murah. Coba saja bandingkan sendiri smartphone dengan tahun keluaran sama dan spesifikasi yang sama atau jeroan brand tersebut pada masanya bisa kita lihat sendiri harganya. Contohnya xiaomi MI5, Iphone 7 atau galaxy S7 edge. Harga bekas kedua smartphone tersebut lebih mahal daripada LG G5 dan Xperia XZ. Hal itu terjadi ya sudah pasti karena popularitas serta penjualan smartphone Xperia XZ dan LG G5 anjlok. 

3. Banyaknya smartphone baru bertaburan di pasaran



Para produsen smartphone tidak bosan-bosannya mengeluarkan smartphone-smartphone baru dengan fitur-fitur handal yang tertanam didalmnya. Sudah pasti hal ini terjadi karena semakin hari teknologi semakin maju.

Para produsen pun menawarkan harga yang murah dengan spesifikasi yang tinggi. Akhirnya smartphone xperia pun tertindas karenanya. Mau tidak mau Sony harus menurunkan harga xperia agar stok habis.

4. Stok Terlalu Banyak dan Penjualan Sedikit


Inilah salah satu fakta ekonomi yang tidak bisa dipungkiri lagi. Stok smartphone xperia terlalu banyak dipasaran dan penjualan nya sedikit. Penjualan sedikit ya dikarenakan popularitas yang kurang. Popularitas berkurang karena harga nya tidak sebanding dengan spesifikasi yang ditawarkan. Oleh karena itu Harga Xperia bisa terjun bebas seperti sekarang ini.

Jika kita lihat harga seken smartphone sony xperia bisa dibilang sangat layak untuk di beli karena build quality produk sony itu bagus. Walaupun barang seken akan tetap awet selama digunakan sesuai prosedur. 

Dengan membaca artikel ini sobat sudah mengetahui penyebab turunnya harga smartphone sony xperia. Hal ini sbenarnya tidak hanya terjadi pada produk sony saja melainkan juga yang lain. Namun Xperiaedge membahas Sony karena harganya turun sangat drastis yang membuat tanda tanya besar dalam benak pengguna smartphone. 
Demikian artikel ini disampaikan jika sobat memiliki tambahan silahkan berkomentar pada kolom yang Xperiaedge sediakan dibawah. 

brand ternama seperti sony adalah salah satu brand yang menjunjung tinggi kualitas dari setiap produknya, sehingga tidak heran kalau produk-produk yang dikeluarkan sony rata-rata memiliki harga yang sedikit diatas rata-rata.

namun tidak dapat kita pungkiri salah satu fakta yang sangat disayangkan bahwa produk smartphone dari sony tidak mendapat banyak peminat dari konsumen akibat dari harga yang relatif mahal dikelas nya, dan mungkin disebabkan beberapa faktor lainya,

jika kita melihat dari negara asal nya sendiri smartphone sony memiliki peminat yang sangat sedikit, orang-orang di negeri sakura lebih memilih smartphone dari negeri paman sam yaitu apple, 

maka karena demikian target para pemilik ternama adalah kelas menegngah keatas mulai dari harga 2.000.000-4.000.000, 
marketing